Catatan, Uncategorized

Melorotnya Trafik

2 hari sudah try out genap dilaksanakan, berarti tinggal hari ini saja. Memang sudah menjadi sebuah kewajiban bagi siswa/siswi kelas XII SMA untuk bergelut dengan try out.
Hasil bukan menjadi sebuah patokan bagi saya, tetapi proses dalam mengerjakan pertanyaan-pertanyaan mengerikan tersebut (walaupun kancing baju jadi sarana pelampiasan).

Ya, itu sedikit cerita dari saya, maaf sebelumnya jika saya jadi jarang update begini. Bukan karena sibuk ataupun malas, tapi karena ciutnya ide yang akhirnya membuat saya gigit jari.
Dengan kondisi seperti saat ini, pastilah trafik turun drastis (itu sangat realistis sekali). Trafik melorot memang bukan hal yang “wah” untuk kalangan blogger, saya kira semua blogger pernah mengalami.

Tentunya dengan melorotnya trafik, tuntutan untuk “update” terpaksa kita lakoni juga. Bukan karena gengsi, tapi itu memanglah sebuah kewajiban bagi seorang blogger.
Menganyomi blog dengan merangkai kata-kata dan memadukan ide dan pikiran, hingga akhirnya terciptalah sebuah karya bernama “artikel (posting). Memang sangat menguras tenaga..

Walaupun menguras tenaga, yang namanya kebiasaan pastilah tidak meninggalkan efek-efek tertentu. Yang terpenting artikel sudah terbit, itu yang menjadi pelipur lara bagi saya.
Terkadang hasil “morat-marit” terkadang juga “tak masul akal”, tapi tak apalah itu yang namanya belajar. Awal boleh saja jelek, tapi seiring perkembangan pastilah akan jadi baik.

Ingatlah bahwa segala sesuatu itu pasti akan indah pada waktunya, trafik boleh saja melorot. Tapi “passion” untuk menulis tetaplah berjaya, karena itulah tugas pokok bagi blogger.
Memang sulit untuk mengembalikan sebuah trafik ke posisi puncak, terkadang bisa melonjak dengan indahnya tetapi terkadang juga bisa merosot dengan gampangnya.

Mungkin artikel kali ini terbilang “absurd”, tapi pokok permasalahannya terdapat pada “Melorotnya Trafik”. Saya memang sedang menyoroti perkembangan blog milik saya ini.
Mengudara kembali di awal tahun memanglah bukan sebuah kondisi yang bagus, segalanya terasa mengulang kembali dari nol. Tapi dengan niat, Allhamdulilah “naik pangkat” sedikit demi sedikit.

Sekali lagi saya minta maaf kalau saat ini saya kurang update, mungkin memberikan sebuah jeda memanglah sebuah strategi yang tepat. Bukan karena tidak peduli, tapi karena ide kurang “friendly”.
Biarkan trafik melorot untuk saat ini, karena itu memanglah pantas untuk situasi blog saya. Kurangnya blogwalking juga berpengaruh cukup besar terhadap trafik sebuah blog.

Padahal awal-awal blogwalking jadi sarana media promosi sekaligus silaturahmi, entah kenapa saat ini kok terasa ada tembok penghalang. Rasanya sangat berat dan tak ada motivasi, ah sudahlah!
Andaikan bisa stabil kembali, mungkin itu adalah hasil dari usaha andaikan masih melorot pun juga tak jadi sebuah beban. Yang terpenting keep blogging and sharing about our story, hehehe..😀

Trafik tanggal 18 Januari-12 Februari (hari ini), naik-turun seperti hidup ini (apalah ini?)😀

Trafik mulai tanggal 18 Januari hingga 12 Februari 2014.

Standar

15 thoughts on “Melorotnya Trafik

  1. Blog mengalami puncak tertinggi pada traffik di tanggal 2 Februari’ maka kembali pada sumber pengunjung, melorotnya traffik bisa disebabkan kurangnya aktifitas blogwalking, maka dibawah kesibukan tersebut bisa kita coba untuk mencari sumber traffic melalui konsep yang berbeda.

  2. Kl nggak blogwalking, traffic berkurang, pdhl traffic emang salah satu faktor selain artikel di dlm blog, tanpa pengunjung, rasanya hambar menulis postingan berkualitas sekalipun
    Harus cari cara menaikan traffic selain blogwalking nih

Komentar Anda Sangat Berharga Untuk Saya..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s